Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Bom Marriot. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Bom Marriot. Tampilkan semua postingan

    Jumat, 24 Juli 2009

    Kumpulan Foto Bom Marriot

    Bagi Anda yang ingin mengetahui peristiwa terjadinya ledakan di Jakarta pagi ini (17 Juli 2009) yang terjadi di hotel Ritz Carlton dan JW Marriot Jakarta, gugling.com selaku portal berita teraktual dan terpercaya menyajikan kumpulan foto-foto ledakan tersebut.

    Simak foto-fotonya:

    Turut berduka cita bagi para keluarga korban.

    Baca Juga..

    Kamis, 23 Juli 2009

    SBY Sasaran Tembak



    SBY menunjukkan fotonya yang menjadi sasaran tembak.
    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan laporan intelijen mengenai adanya rencana gangguan keamanan terkait hasil Pemilu Presiden 2009. Dalam laporan tersebut, SBY menyebutkan ada sekelompok teroris yang melakukan latihan tembak dengan fotonya sebagai target. Foto-foto tersebut ditunjukkan SBY dalam konferensi pers yang digelar pukul 14.00 WIB di Istana Kepresidenan, Jakarta.

    "Ini intelijen, ada rekaman videonya, ada gambarnya. Bukan fitnah, bukan isu. Saya dapatkan laporan ini beberapa saat lalu," ujar SBY.

    Menurut SBY, dalam laporan intelijen tersebut ada rencana pendudukan paksa Komisi Pemilihan Umum pada saat hasil Pilpres 2009 diumumkan. Selain itu ada pula pernyataan akan ada revolusi jika SBY menang. Bahkan menurut SBY, ada pula pernyataan akan membuat Indonesia seperti Iran.

    Sketsa Wajah Pelaku Bom Marriot-Ritz Carlton, Yang Satu Masih ABG

    Sketsa Wajah Pelaku Bom di kedua hotel mewah itu

    Sketsa Wajah Pelaku Bom di kedua hotel mewah itu

    Polisi menyebarkan sketsa wajah dua korban bom Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Rabu (22/7). Sebab petugas belum bisa mengidentifiaksi kedua korban tersebut.

    Petugas juga telah memeriksa keluarga Nur said alais Nur Hadi alias Nur Hasbi, maupun Ibrahim namun hasilnya tidak identik dengan mayat tersebut.”Hasil test DNA juga tidak identik dengan keluarga yang telah kami periksa,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol.Nanan Sukarna.

    Untuk itu, kata dia pihak kepolisian membuat sketsa wajah kedua korban tersebut agar masyarakat bisa mengenalinya. Jika ada anggota keluarga yang hilang bisa menghubungi pihak kepolisian dan akan dilakukan test DNA.

    “Siapa itu mereka dan dari kelompok mana masih dalam penyelidikan petugas kami,” tegasnya.

    Kedua korban tersebut memiliki ciri-ciri untuk yang gambar pertama yang ditemukan di Hotel Ritz Carlton jenis kelamin laki-laki, umur sekitar 40 tahun, rambut hitam lurus, kulit sawo matang dan tinggi 165. Sedang yang gambar kedua di Hotel JW Marriot ciri-cirinya jenis kelamin laki-laki, usia sekitar 17 tahun, kulit putih, rambut hitam lurus, tinggi 180 dan ukuran sepatu 42-43.

    Apakah kedua orang ini pelaku bom bunu diri juga belum pasti. Oleh karena itu masyarakat yang tahu siapa korban dengan ciri-ciri tersebut bisa menghubungi polisi terdekat. (posKota)

    Rabu, 22 Juli 2009

    Hikmah Dari Pemboman di Hotel JW Marriott Dan Hotel Ritz Carlton

    Hikmah Dari Pemboman di Hotel JW Marriott Dan Hotel Ritz Carlton
    Mungkin Anda Bertanya-Tanya,Apakah Ada Hikmah Dari Kisah Memilukan Di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton,Jawabannya tentu saja Ada.Karena Di Setiap Peristiwa Pasti Ada Hikmah Dan Pelajarannya.
    Hikmah Pertama Dari Pemboman Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton Adalah Kita Harus Waspada Di Manapun Juga,Karena Bahaya Selalu Ada Dan Mengancam Jiwa kita dan Negara kita.Memang Hidup dan Mati Manusia Itu Takdir dari Allah SWT Tapi kita sebagai Manusia diperintahkan untuk berusaha Mempertahankan hidup kita.Kita jangan Terlalu Pasrah kepada Takdir.
    Hikmah Kedua Adalah Kita Harus Selalu Beribadah Kepada Allah SWT Karena Kita Bisa Mati Kapan Saja,bahaya Kan Kalau kita g Pernah Beribadah dan Memohon Ampun Kepada Allah Tapi Tiba-tiba Sudah Mati.
    Hikmah Ketiga Adalah Bahwa Kita Tidak Akan Bisa Berhasil di Bidang Pariwisata Atau Bidang Lainnya Jika Kita Tidak Menjaga Keamanan Negara Ini Dengan Baik.Yang Ada Hanyalah Rugi dan Rugi Jika Keamanan di Negara Kita Buruk.Sebagai Contoh Kecil saja Berapa Kerugian Indonesia Akibat Batalnya Tur MU ke Indonesia Gara-gara Peristiwa Hotel JW Marriott Dan Hotel Ritz Carlton ini.
    Ya itu Adalah tiga Hikmah Yang Ada Dari Peristiwa Berdarah Di Hotel JW Marriott Dan Hotel Ritz Carlton Menurut Pendapat Pribadi Saya,Mungkin Anda Bisa Menambahkan Atau Mengurangi.
    Secara Pribadi Saya Mengutuk Keras Peristiwa Ledakan di Hotel Ritz Carlton sekira pukul 07.47 WIB dan JW Marriott 07.45 WIB, menewaskan sembilan orang dan puluhan lainnya luka-luka.Semoga Allah Membalas Mereka Yang Merencanakan Aksi ini Dengan Seadil-adilnya.

    Ditangkap Di balik Papan



    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperlihatkan cetakan foto hasil laporan intelijen yang menunjukkan foto dirinya menjadi sasaanran tembak saat memberikan pernyataan pers terkait peristiwa ledakan bom yang terjadi di Jakarta di halaman kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/7). SBY menyebut ada kelompok teroris yang berlatih untuk melakukan tindakan anarkis dengan melakukan latihan tembak yang menjadikan foto dirinya sebagai sasaran tembak. (Foto: ANTARA/Widodo S. Jusuf/pd/09)

    18 Juli 2009 -- Teroris yang melakukan latihan menembak dengan sasaran foto wajah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata telah ditangkap di Kaltim.

    "Pelakunya sudah kita tangkap," kata Kapolri Bambang Hendarso Danuri saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (17/7).

    Menurutnya, gambar itu diambil pada 5 Mei lalu di Kaltim. Tersangka sudah ditangkap dan akan segera diadili. "Dan sudah diakui oleh yang bersangkutan menjadikan SBY sebagai target," jelas Kapolri.

    Kapolri juga kembali menegaskan bahwa foto yang ditunjukkan SBY saat jumpa pers di Istana Negara kemarin adalah asli. "Bisa dipertanggungjawabkan secara yuridis," tuturnya.

    Serang BRIMOB

    Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Drs Rudi Pranoto yang dikonfirmasi terkait pernyataan Kapolri tentang penangkapan pelaku penembakan foto SBY di Kaltim menjelaskan, tersangka pelaku tersebut adalah Abu Zar alias Kismaninda alias Husain alias Udin (27), yang ditangkap anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, 9 Mei 2009 lalu.

    “Yang disebutkan Kapolri itu adalah Abu Zar, yang ditangkap di kawasan Gunung Samarinda, Balikpapan Selatan. Dia ditangkap karena terlibat dengan aksi terorisme dan penyerangan markas Brimob di Desa Loki, Seram Barat, Maluku 2006 lalu,” tegas Rudi.

    Namun menyangkut aksi latihan menembak dengan sasaran foto SBY, Rudi menegaskan pihak Polda Kaltim tidak mengetahui. “Karena setelah ditangkap, Abu Zar langsung dibawa ke Mabes Polri. Pengembangan kasus itu sepenuhnya dilakukan oleh tim Densus 88 Mabes Polri. Kita tidak tahu, tentang keterkaitannya pada latihan menembak,” jelas Rudi.

    Disinggung soal kemungkinan pelaksanaan latihan menembak tersebut dilakukan di Kaltim, Rudi membantahnya. “Tidak pernah ada latihan menembak seperti itu di Kaltim. Lebih jelasnya memang pihak Densus 88 atau Mabes Polri yang harus dikonfirmasi, karena pengembangan kasusnya di sana,” tegas mantan Kapolres Malinau itu lagi.

    Abu Zar ditangkap atas sangkaan terlibat penyerangan pos Brimob Polda Kaltim yang menewaskan lima personel Brimob di Desa Loki, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku pada Senin, 16 Mei 2005 sekitar pukul 03.00 WIT.

    Kelima personel Brimob yang tewas itu Bripol Ronny Susanto, Bripol Hasanuddin, Bripol Teguh Aristianto, Briptu Slamet Harianto, dan Bharada Damanik.

    Sebelum ditangkap, Abu Zar menyamar sebagai penjaga toko bangunan di Jl Strat III RT 27 Kelurahan Gunung Samarinda. Penangkapan Abu Zar berlangsung rahasia dan cepat oleh Tim Densus 88 yang dipimpin langsung Komandan Densus 88 Mabes Polri Brigjend Pol Saut Usman Nasution.

    Abu Zar dijebak di kantor Lurah Gunung Samarinda, Satu (9/5). Seorang polisi menyamar sebagai pembeli bahan bangunan minta diantarkan pesanannya di kantor kelurahan. Abu Zar yang mengawal barang dan Lukman sebagai sopir pikap, langsung disergap Densus Mabes Polri yang jumlahnya lebih 10 orang begitu sampai di halaman kantor lurah.

    “Penangkapannya sangat cepat,” kata Ketua RT 27 Kelurahan Gunung Samarinda Kuswandi di rumahnya. “Setahu saya, Udin (Abu Zar, Red) itu bekerja di toko bangunan Pak Muslim. Dan, Lukman memang warga saya yang sudah lama tinggal di sini,” sambungnya.

    Toko bangunan UD Yazid Jaya di Jl Strat III yang dijaga Abu Zar, juga tempat Lukman bekerja. Menurut Kuswandi, selain menjadi karyawan, Abu Zar juga bertugas sebagai penjaga toko sekaligus tinggal di sana. Sementara Lukman tinggal di Jl Strat III Gang AMD Nomor 22.

    Rabu, 15 Juli 2009

    Nur Sahid Pelaku Bom Jakarta?

    Nur Sahid Pelaku Bom Jakarta? - Nur Sahid Pelaku Bom Jakarta? - Bom yang terjadi pada, Jumat (17/07/09) yang lalu di Jakarta telah membawa dampak berita yang panjang, baik di dalam negeri dan juga di luar negeri, namun siapa sebenarnya pelaku utama pristiwa tragis tersebut masih dipertanyakan. Namun belakangan muncul nama Nurhasbi alias Nuri Hasdi alias Nur Sahid diduga kuat sebagai pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott.


    Foto Nur Sahid (detik.com)

    Namun belakangan abang kandung dari Nur Sahid, Udi Mas'ud tidak percaya jika Nurhasbi alias Nur Sahid adalah pelaku bom bunuh diri. Mas'ud juga membantah jika Nur Sahid masuk ke dalam gerakan Wahabi Radikal melalui jaringan Imam Samudra yang merupakan jaringan teroris Noordin M Top di Wilayah Banten.

    Kapolda Jawa Tengah yang dimintai keteranganya oleh wartawan terkait keterlibatan Nur Sahid dalam peledakan bom di Jakarta, seperti yang dikutip dari situs okezone.com, mengaku mengaku belum mendapatkan informasi tentang hal itu. "Dari siapa (informasi) itu. Nggak ada, saya juga sudah cek ke Kapolres Temanggung, juga belum ada soal itu," kata dia.

    Hal senada juga diamini oleh Kapolres Temanggung AKBP Mohammad Zahri. Dia mengaku hingga Minggu ini belum ada kejelasan soal pelaku bom bunuh diri di JW Marriott, termasuk identitas pelaku yang diduga kuat adalah warga Temanggung.

    Kendati begitu, Kapolres menyatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan seiring ledakan bom di Jakarta tersebut.

    Namun siapa sebenarnya pelaku dibalik kasus Bom di Jakarta pada hari Jumat yang lalu? Sampai saat ini masih menjadi tanda tanya, dan semoga saja pihak Kepolisian segera bisa menemukan para pelaku yang sebenarnya, demi ketenteraman dan kenyamanan dari hal yang berbau teror di negeri Indonesia tercinta.
     

    Mengenai Saya

    Foto saya
    Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
    Jangan Pernah Engkau Sakiti Hati Ortu Mu..Karena akan membuat hidupmu sengsara

    Link O_matic

    Desain Creative Anak Borneo Copyright © 2009 Community is Designed by DBC Team